[R]anum
Bagaimana akhirnya kau menemukan titik dimana
dirimu merasa semuanya baik-baik saja. Tapi disisi lain sebenarnya masih ada
yang belum, yaitu dirimu sendiri.
Setiap hari kau bersenggama dengan pikiran mu
sendiri, yang bahkan tidak pernah menemui titik terangnya. Bagaimana bisa ku
uraikan setiap inci dari celotehannya, lagi-lagi kelu. Bahkan kertas putih itu pun juga semrawut.
Langkah kaki setiap harinya masih sama saja, tidak merubah benang kusut yang ada. Menoleh kanan-kiri melihat ke bawah dan atap masih tidak menemukan jalan yang ranum.
Komentar
Posting Komentar