Tri-Soerat


Tuhan di Urat Nadi Mu 

Tidak pernah ada satu kejadian seijin-Nya

Semut berada diatas kulit mu pun adalah rencana-Nya

Lagi-lagi semua yang kau khawatirkan, jawaban ada pada-Nya

Dan bahkan ketika kau menertawakan isi kepala mu yang tiba-tiba mengingat sesuatu

Pun sudah atas rencana-Nya

 

Harapan yang Sedari Awal Tidak Ada

Padahal waktu tidak pernah berjanji pada mu

Semesta pun mengikuti waktu

Ia tak pernah berpihak pada mu ataupun waktu

Disini hanya kau yang terlalu berprasangka baik

Mungkin, Mungkin, Mungkin

Suatu saat akan terjadi  sesuatu

Sampai satu abad kemudian pun

Waktu tidak pernah bernjanji pada mu

 

Disanjung Disambut Olehnya

Dengan badan yang penuh luka

Hati yang tercabik-cabik

Juga riuh masa pikiran

Engkau menyambut penuh hangat

Merajut satu-persatu kasih

Tidak seperti dia yang diselimuti pisau

Sampai aku berdarah-darah memeluknya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudah Selesai Sebelum Dimulai

Geanggara Darma (Pre-release)