Postingan

Tri-Soerat

Gambar
Tuhan di Urat Nadi Mu  Tidak pernah ada satu kejadian seijin-Nya Semut berada diatas kulit mu pun adalah rencana-Nya Lagi-lagi semua yang kau khawatirkan, jawaban ada pada-Nya Dan bahkan ketika kau menertawakan isi kepala mu yang tiba-tiba mengingat sesuatu Pun sudah atas rencana-Nya   Harapan yang Sedari Awal Tidak Ada Padahal waktu tidak pernah berjanji pada mu Semesta pun mengikuti waktu Ia tak pernah berpihak pada mu ataupun waktu Disini hanya kau yang terlalu berprasangka baik Mungkin, Mungkin, Mungkin Suatu saat akan terjadi  sesuatu Sampai satu abad kemudian pun Waktu tidak pernah bernjanji pada mu   Disanjung Disambut Olehnya Dengan badan yang penuh luka Hati yang tercabik-cabik Juga riuh masa pikiran Engkau menyambut penuh hangat Merajut satu-persatu kasih Tidak seperti dia yang diselimuti pisau Sampai aku berdarah-darah memeluknya

Sudah Selesai Sebelum Dimulai

Harusnya waktu itu aku nggak perlu berlebihan merasa senang ketika buka kado dari kamu, tapi bagaimana bisa menahan rasa senang ketika seseorang dapat hadiah di hari ulang tahunnya. Isi kotaknya ada postcard dan surat kertas sobekan dari notebook mu, diluar dua hal yang membuat ku senang tentunya kado dan postcard yang sangat antik – ada surat yang ketika aku baca malah membuat pipi ku basah begitu saja, tidak perlu aku baca isi suratnya disini, karena kesimpulan diantara kalimat selamat ulang tahun ada sebuah kalimat yang memutuskan segala hal yang bahkan belum dimulai.  Bagaimana bisa kamu tuliskan “cinta memang terkadang bisa datang dan pergi kapan saja” tapi menurutku tidak dengan riwayat kita yang baik-baik saja dan bahkan aku tidak menuntut secepat itu untuk kemana-mana.   Tapi sepertinya ketakutan mu terlalu besar sampai bisa memutuskan secepat itu, mungkin banyak beban yang ada di pundak mu – sampai kehadiran ku enggan kamu terima lagi, dan lebih memilih untuk melepask...

Geanggara Darma (Pre-release)

Gambar
Kalau ada laki-laki kayak Gean di dunia saya, mungkin hati saya bakal menderita untuk waktu yang lama. Walaupun dia tokoh fiksi yang saya ciptain, tapi seneng aja bisa kenal sama seorang Gean di cerita yang lagi saya buat ini. Semua pengarang mungkin bisa saja membuat karakter yang begitu sempurna, tapi rasanya terlalu sempurna pun tak membuatnya akan terasa nyata. Tapi untuk yang satu ini, Gean terlalu terlihat sempurna sampai kekurangannya pun tak dihiraukan orang lain.  Gimana rasanya kenal sama seseorang yang emosional nya stabil, nggak gampang marah, nggak cepat kesal, dan sabarnya luar biasa. Semisal adanya perang lagi di dunia ini, dia bakalan jadi orang yang paling kalem diantara riuhnya masa pada saat itu. Kalau kamu ketemu dia jangan sampe jatuh cinta ya.

Hampir Sampai (Landscape)

Gambar
 

Pilihanmu

Gambar
Aku nggak pernah nyalahin kamu ketika kamu pilih dia, aku nggak akan merasa sedih kalau kamu memang bahagia bareng dia. Aku senang bisa kenal kamu, bisa tau tentang kamu walaupun nggak banyak. Aku udah merasa cukup ketika kamu ada di sekitar pandangan ku, semua hal kecil ini cukup bikin hati ku tenang dan senang. Satu-satunya yang bisa aku lakuin cuma bisa perhatiin kamu dari jauh, biarin semuanya berjalan apa adanya. Aku nggak mau lakuin hal yang nantinya malah buat kita makin berjarak. Jarak yang sedari awal udah ada biarin tetep disitu, nggak perlu ada yang diubah. Karena nyatanya kita gak bisa kemana-mana, kamu tetap disana dan aku bakal tetap disini – untuk perhatiin kamu, jaga kamu walaupun dari jauh.  

Tiba-tiba Tulis Bandung

Gambar
  Dan hari itu pun tiba, langit senja setelah hujan Lebih indah dari biasanya, entah kenapa sejuk rasanya seperti Bandung masa dahulu, tidak banyak manusianya hanya banyak cerita patah hati semasa SMA - terdengar dari radio ataupun teman yang berkunjung ke rumah. Senang ya, jika bisa kembali ke masa itu. Sekarang hanya bisa mengingat tanpa bisa mengulangi, jika terulang pun pasti dengan orang yang berbeda dimasa yang sudah berubah pula. Tempat yang dirindukan banyak orang, bukan wargi saja tapi orang diluar Bandung pun ikut merasakannya. Terlalu berlebihan! Iya, mungkin bagi kamu. Tapi untuk sebagian besarnya memang kota kemb ang ini akan selalu ada diruang ingatan masa indah.

Tulisan Rusak

Gambar
Cuma manusia yang gak tau cara atasi diri sendiri kayak gimana, tiap harinya cuma nunggu jam berubah hari. Orang-orang punya orang lain disampingnya cuma buat   keliatan ada. Sekarang manusia cuma tau manusia lain hidup dari status online nya aja, dari pembaharuan foto atau video  yang mereka unggah di sosial media. Nyatanya semua orang gak ada yang benar-benar bisa kasih seluruh rasa cintanya, ada benci, rasa gak suka juga jijik. Manusia aktor paling handal dalam jalanin perannya, gak perlu skenario atau konsep. Mereka selalu harus siap, walaupun kaget juga sama alur cerita hidup sendiri yang kadang bikin ketawa kadang nangis; mending kalau bisa jadi mutiara yang bisa ditukar uang, udah kaya raya bisa ngobatin hari-hari penuh tangisan. Nanti juga ada kalanya, semua melepas dan terlepas.