Maaf Tidak Semua Hal Bisa Ku Katakan Pada Mu
Maaf tidak semua hal bisa ku katakan padamu, mungkin jadinya kau menerka-nerka. Ketika kau mendengarkan pesan ku ini ku harap hati mu sedang tenang, maka biarkan pesan-pesan ini sampai dengan sebagaimana mestinya. Dari awal kisah ini dimulai aku sudah mengatakan tidak akan ada perpisahan, tapi lagi-lagi kali ini aku gagal menjaga semua yang telah ku lontarkan kepada mu. Kata manis yang sebenarnya tidak ingin ku ucap, pada waktu-waktu itu terlahir begitu saja.
Aku tidak
tau harus bagaimana, membantu mu untuk melepas semua penat yang ada atau bahkan
menjadi tempat tenang mu, yang bisa ku lakukan hanya memberi kasih sayang yang
ku siratkan pada setiap kata yang ada. Mungkin aku yang berharap lebih tentang
bagaimana kau akan membalas semua kata-kata manis ku, aku yang salah terlalu
percaya diri sepertinya – berpikir bahwa aku satu-satunya tempat yang bisa
membuat mu tenang. Ternyata tidak, aku sering mendengar mu berkata tidak cukup
akan kehadiran ku.
Hari-hari
berlalu dengan berpikir bahwa semuanya akan terlewati seiring berjalannya waktu,
berharap kau baik-baik saja saat tidak ada aku di dekat mu, berharap kau tidak
berlebihan untuk memikirkan hal-hal yang belum terjadi, sedih rasanya melihat
mu seperti itu.
Harus
saling bukan (?) iya harus begitu, sudah semestinya. Tidak ada hubungan yang
hanya satu arah, bukan hubungan antar dua orang jika begitu. Banyak hal yang
seharusnya ku terapkan dalam hubungan ini, tapi ternyata diri ini masih belum
siap. Masih sama seperti di hubungan ku sebelum-sebelumnya, ego ku masih sama,
merasa tidak mampu padahal semuanya bisa diusahakan.
Komentar
Posting Komentar