Nai
Mungkin disana ada seseorang yang lebih baik dariku,
sampai kau melupa akan semua hal yang
telah kita lalui. Secepat itu kah?,
semudah itu kah?, tak bisa ku bayangkan pada akhirnya benar-benar sama seperti
yang ku bayangkan.
Jika kali ini kita sedang saling jujur, biar kan ku
bertanya. Sejak dari awal sebenarnya kau tak mencintai ku bukan?, sejak dari
awal kau hanya berpura-pura memiliki perasaan itu? Beri aku sebuah jawaban Nai,
benar begitu bukan?
Sampai ketika waktu itu, aku melihat tatapan yang tak
biasa Nai, tatapan yang penuh rasa khawatir. Tatapan yang menunjukan kau sedang
berpura-pura, mata mu tak pernah benar-benar menatap, di beberapa waktu bahkan
ketika hubungan ini dirasa sudah berbeda. Mulai pada saat itu kau berlaga
sangat kaku, bukan lagi seorang Nai yang ku kenal.
Komentar
Posting Komentar