Sebenarnya Tidak Terima
Terimakasih pada masa itu kau memilih untuk bersamaku, mencoba saling memberi kebahagiaan saling berbagi hal yang bisa membuat aku dan kau bahagia. Tapi mungkin pada suatu waktu kau menemukan tempat lain, tempat yang bisa membuat kau lebih nyaman daripada aku yang mungkin banyaknya merepotkan.
Tadinya aku tak ada pikiran perihal apapun apalagi tentang kau yang akan memutuskan hubungan ini, aku kira melihat tawamu yang begitu lepas-kurasa kau sangat bahagia denganku. Tapi nyatanya waktu yang memberitahu semua, rasa nyaman yang kau rasakan bersamaku, mungkin hanya rasa basa biasa.
Sampai akhirnya tergantikan oleh tempat baru yang kau temukan, tempat yang begitu nyaman sampai membuatmu berpaling. Kau tau aku pasti menerima perpisahan ini, walau sedikitpun aku tak pernah mengharapkan hal ini.
-Liahanamaida-
Komentar
Posting Komentar